Manfaat Sehat yang Bisa Anda Dapat Kalau Minum Jus Seledri

Jika Anda bosan minum jus buah, mengapa tidak mencoba beralih ke jus sayuran? Jangan memicu perasaan untuk membayangkannya. Banyak, memang, sayuran yang bisa dibuat lezat dan menyegarkan. Salah satunya adalah seledri, sayuran hijau yang biasanya digunakan sebagai hiasan untuk meningkatkan penampilan makanan. Terutama karena kandungan nutrisinya yang agak bervariasi, maka tidak heran jika rajin minum jus seledri dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

Kandungan nutrisi seledri

Cynthia Sass, MPH, RD, ahli gizi yang juga bekerja sebagai penulis, menunjukkan bahwa banyak orang tampaknya berpikir bahwa seledri tidak memiliki banyak nutrisi.

Seledri sebenarnya kaya akan beragam nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh, termasuk serat, asam folat, vitamin A, vitamin C, vitamin K, kalium, zat besi, magnesium, flavonoid dan antioksidan. Seledri juga rendah kalori, sehingga jus seledri sering digunakan sebagai pengganti minuman olahraga oleh atlet sebelum pelatihan karena telah terbukti meningkatkan kekuatan dan kekuatan tubuh selama berolahraga.

Apa manfaat minum jus seledri?

Banyak orang memilih untuk tidak menaruh seledri di piring mereka atau memakannya karena mereka tidak suka rasa sayuran. Bahkan, jika Anda tidak menyukai rasa seledri dalam bentuk aslinya, tidak ada salahnya untuk diubah menjadi jus, Anda tahu!

Ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari daun dan batang seledri, yaitu:

Kurangi tekanan darah

Studi ini menemukan bahwa biji seledri memiliki sifat antihipertensi. Seledri mengandung senyawa fitokimia yang berguna untuk memperbaiki fungsi dinding arteri untuk mengontrol tekanan darah. Akhirnya, tekanan darah menurun dan menjadi lebih terkontrol.

Mencegah penyakit kronis

Seledri adalah sumber flavonoid yang merupakan jenis antioksidan. Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa flavonoid dalam sayuran seledri berpotensi mencegah penyakit kronis, terutama penyakit jantung, hati, dan ginjal. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk memperkuat penelitian ini.

Minimalkan efek samping dari kemoterapi

Satu studi menemukan bahwa jika diminum dengan obat kemoterapi berbasis doxorubicin, jus seledri mampu mencegah kerusakan yang disebabkan oleh serangan radikal bebas oleh sel-sel kanker. Tetapi Anda harus tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda ingin minum jus seledri selama kemoterapi.

Memerangi peradangan di tubuh

Kandungan flavonoid dalam seledri juga mampu membantu sistem kekebalan tubuh melawan peradangan akibat radikal bebas. Jika dibiarkan, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada DNA dan sel-sel sehat, yang menyebabkan masalah kesehatan dalam tubuh.

Selain menghindari risiko penyakit kronis, flavonoid juga membantu tubuh menyerap vitamin C dengan lebih baik sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Asupan flavonoid juga membantu mencegah dan / atau mengobati alergi, infeksi virus, radang sendi dan beberapa kondisi peradangan.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2012 menyatakan bahwa jus adalah salah satu cara efektif untuk mendapatkan asupan flavonoid.

Minimalkan stres oksidatif

Studi lain meneliti manfaat jus seledri pada tikus laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flavonoid dalam seledri juga dapat membantu meminimalkan efek stres oksidatif dalam tubuh yang menyebabkan berbagai penyakit kronis, seperti stroke, kanker, penyakit jantung koroner.

Sesekali, selingi konsumsi jus dengan makan seledri utuh

Meskipun sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi tidak ada salahnya untuk menyelingi dengan meminum jus seledri dengan mengonsumsi sayuran seledri dalam bentuk lengkapnya yang dicampur dalam makanan Anda. Bukan tanpa alasan, karena beberapa nutrisi yang terkandung dalam buah-buahan dan sayur-sayuran akan optimal dapat dikonsumsi secara utuh.

Ambil contoh, kandungan antioksidan dalam sumber makanan nabati umumnya akan berkurang atau bahkan hilang ketika diubah menjadi jus. Di sisi lain, jus seledri masih bisa menjadi pilihan yang baik karena sebagian besar terdiri dari air, sehingga dapat mempertahankan kebutuhan cairan dalam tubuh.

Baca Juga :